z-logo
open-access-imgOpen Access
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS YANG RASIONAL PADA PASIEN BEDAH DI RUMAH SAKIT KHUSUS BEDAH ADELIA TAHUN 2018
Author(s) -
Octariana Sofyan,
Nining Setiawati
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal kefarmasian akfarindo
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2528-7265
pISSN - 2528-7257
DOI - 10.37089/jofar.v0i0.67
Subject(s) - medicine , gynecology , traditional medicine
  Pasien bedah memiliki risiko terkena infeksi cukup tinggi pasca pembedahan. Upaya mencegah terjadinya infeksi pada pembedahan dengan pemberian antibiotik profilaksis. Pemilihan antibiotika harus rasional sehingga efektif melawan bakteri, bersifat bakterisid dan dan aman. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien bedah di RSKB Adelia tahun 2018.   Jenis penelitian ini deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Data yang dikumpulkan resep dan rekam medis pasien sejumlah 100. Analisis data dengan menghitung persentase pola peresepan meliputi golongan obat, nama obat, dosis obat dan kerasionalan pengobatan meliputi tepat indikasi, tepat pemilihan obat, dan tepat dosis dengan menggunakan acuan drug information handbook.   Golongan antibiotik sefalosporin generasi III paling banyak digunakan (53,48%). Jenis antibiotika cefixime oral 3,49%, cefotaxime iv 7.43% dan ceftriaxone iv 42,10%. Kerasionalan penggunaan antibiotik profilaksis meliputi tepat indikasi sebesar 100%, tepat pemilihan obat sebesar 100% dan tepat dosis sebesar 100%.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here