
Pengalaman Praktik Mengajar Calon Guru Biologi di Masa Pandemi COVID-19
Author(s) -
Dios Sarkity,
Adam Fernando
Publication year - 2021
Publication title -
bioedusiana/bioedusiana: jurnal pendidikan biologi
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2684-7604
pISSN - 2477-5193
DOI - 10.37058/bioed.v6i2.2772
Subject(s) - humanities , art
Sejak akhir Desember 2019 dunia digemparkan dengan penemuan virus baru yang dinamakan COVID-19. Virus ini dalam waktu singkat menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Untuk menekan laju penyebaran COVID-19, upaya pencegahan dilakukan diberbagai sektor termasuk sektor pendidikan. Upaya pencegahan dilakukan dengan mengalihkan sistem pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Dalam pelaksanaannya, pembelajaran daring masih mengalami berbagai kendala baik yang dirasakan guru maupun siswa. Pandemi COVID-19 juga berdampak pada mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan praktik mengajar di Sekolah dimana praktikkan harus beradaptasi dengan sistem pembelajaran daring yang merupakan bentuk praktik pembelajaran yang bukan hanya dirasakan baru bagi praktikkan tetapi juga bagi guru yang telah lama mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian survei berbentuk deskriptif yang melibatkan 51 responden yang merupakan mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji yang melaksanakan praktik mengajar di masa Pandemi. Penelitian bertujuan untuk menggali pengalaman responden tentang pelaksanaan pembelajaran daring yang dilaksanakan dari segi bentuk pembelajaran, persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi, platform online yang digunakan dalam pembelajaran, serta kendala dan manfaat yang dirasakan dari pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden masih beradaptasi dalam melaksanakan pembelajaran daring sehingga mengalami kesulitan dalam mempersiapkan dan pelaksanaan pembelajaran. Permasalahan yang dialami berkaitan dengan perangkat pembelajaran daring, koneksi internet dan kuota internet. Responden juga mengalami kesulitan dalam melakukan evaluasi karena terbatasnya akses pengawasan terhadap siswa. Namun demikian, pembelajaran daring juga memberikan manfaat dalam hal peningkatan penguasaan teknologi.