
Bahasa Melayu sebagai Teras Jati Diri Kebangsaan dalam Sajak Pilihan Terbitan Dewan Bahasa dan Pustaka
Author(s) -
Syaidul Azam Kamarudin,
Dewan Bahasa dan Pustaka
Publication year - 2018
Publication title -
malay literature/malay literature
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2682-8030
pISSN - 0128-1186
DOI - 10.37052/ml.31(2)no3
Subject(s) - malay , national identity , research method , humanities , art , political science , philosophy , law , politics , linguistics , business administration , business
Kajian ini bertujuan menganalisis jati diri kebangsaan dalam sajak- sajak terbitan Dewan Bahasa dan Pustaka. Jati diri kebangsaan merupakan elemen penting dalam pembinaan negara bangsa. Kerajaan telah memberikan tumpuan khusus tentang kepentingan perpaduan dan kesepaduan nasional sebagai teras untuk mewujudkan bangsa Malaysia yang mempunyai jati diri kebangsaan yang kental setelah berlakunya peristiwa 13 Mei 1969. Analisis kajian ini menggunakan prinsip Dasar Kebudayaan Kebangsaan 1971 sebagai kerangka konseptual dengan tumpuan terhadap aspek bahasa Melayu sebagai teras jati diri kebangsaan. Kajian ini dilakukan dengan menganalisis kandungan yang terdiri daripada sajak-sajak terpilih terbitan DBP dari tahun 2010 sehingga tahun 2015. Dapatan kajian mendapati sajak- sajak yang dikaji memperakukan bahawa bahasa Melayu sebagai teras jati diri kebangsaan. Kata kunci: jati diri Kebangsaan; Dasar Kebudayaan Kebangsaan; Dewan Bahasa dan Pustaka, sajak Abstract The aim of this study is to analyse the theme of national identity in the poetry publications of Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP). National identity is an important element in nation building. The government has emphasized on national identity and national unity as the foundation for creating a Malaysian nation with a strong national identity since the 13th May 1969 incident. This analysis uses the principles of the National Cultural Policy (formulated in 1971) as the conceptual framework, with focus on the Malay language as the foundation for a national identity. For this study, the content of the selected poetry published by DBP between 2010 and 2015 were analysed. The findings show that the poetry publications studied acknowledge the Malay language as the foundation for national identity. Keywords: national identity, National Cultural Policy; Dewan Bahasa dan Pustaka, selected poems