z-logo
open-access-imgOpen Access
KAJIAN ARAHAN PEMANFAATAN RUANG BERDASARKAN TINGKAT KERENTANAN ABRASI PANTAI DI KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG
Author(s) -
Haryani Haryani,
Ezra Aditia,
Rini Asmariati
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal rekayasa
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2622-9455
pISSN - 1412-0151
DOI - 10.37037/jrftsp.v11i2.112
Subject(s) - physics , forestry , geography
Haryani (2012, 2018) di wilayah pesisir Provinsi Sumatera Barat dari tahun 2003-2016 telah terjadi bencana abrasi pantai dan akresi di 32 titik. Pada kurun waktu 13 tahun tersebut telah terjadi abrasi pantai seluas 732.69 ha dan akresi pantai seluas 55,4 ha. Bencana abrasi pantai menyebabkan berkurangnya daratan pantai yang cukup besar  yaitu  rata-rata  56,3  ha/tahun,  sedangkan  penambahan  daratan  pantai/pesisir hanya 4,26 ha/tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tingkat kerentanan abrasi  pantai di Kecamatan Koto Tangah Kota  Padang. Parameter  fisik,  sosial, ekonomi, dan lingkungan dianalisis dengan menggunakan metode skoring sesuai Perka BNPB No. 2 Tahun 2012. Hasil penelitian didapat tingkat kerentanan Sedang berada di 2 kelurahan, yaitu Kelurahan Pasie Nan Tigo dan Kelurahan Parupuk Tabing dengan indek 1,74. Upaya mitigasi yang dilakukan adalah pengaturan kepadatan bangunan, pemanfaatan lahan harus dibatasi agar tidak terjadi kerugiaan lahan yang lebih banyak/luas  dan  memanfaan  lahan  dengan  memperhatikan  pola  ruang/peruntukan lahan sebagaimana yang tertuang dalam RTRW Kota Padang. Tingkat kerentanan Rendah berada di Kelurahan Bungo Pasang dengan indek 1. Upaya mitigasi bencana abrasi  dan  araahan  penataan  ruang  yang  dapat  dilakukan  pada  tingkat  kerentanan rendah ini adalah mempertahankan guna lahan dengan memperhatikan pola ruang/peruntukan lahan/ruang sebagaimana yang tertuang dalam RTRW Kota Padang.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here