
Manajemen Kasus Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi pada Pasien Tuberkulosis Paru
Author(s) -
Muhaimin Saranani,
Dian Yuniar Syanti Rahayu,
Ketrin Ketrin
Publication year - 2019
Publication title -
health information
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2622-5905
pISSN - 2085-0840
DOI - 10.36990/hijp.v11i1.107
Subject(s) - medicine , gynecology
Tuberculosis paru merupakan penyakit infeksi yang menyerang parenkim paru-paru, disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis (Somantri, 2009). Pada tahun 2017 di Sulawesi Tenggara ditemukan 2.587 kasus baru BTA (+). Pada tahun 2016 di RSUD Kota Kendari di dapatkan jumlah kasus tuberculosis paru sebanyak 229 kasus sedangkan tahun 2017 sebanyak 286 kasus ( Rekam Medik dan SIRS Kota Kendari ). Tujuan : Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien tuberculosis paru dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi di Ruang Lavender RSUD Kota Kendari. Metode: Pada penelitian ini peneliti menggunakan penelitian deksriptif yaitu dengan studi kasus. Hasil: Diagnosa Keperawatan yaitu ketidakefektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan mucus berlebihan. Setelah dilakukan tindakan 3x24 jam didapatkan hasil : pasien tidak mengalami sesak, pernapasan 20 kali/menit, suara napas tambahan tidak ada dan pasien mampu melakukan batuk efektif tanpa bantuan instruksi perawat. Kesimpulan: Tindakan batuk efektif dapat membantu mengeluarkan sekret dan mengurangi nyeri dada.