
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS UNTUK PENCAPAIAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA
Author(s) -
Muhamad Taufik Maulidin
Publication year - 2016
Publication title -
didaktik/didaktik: jurnal ilmiah pgsd stkip subang
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2614-722X
pISSN - 2477-5673
DOI - 10.36989/didaktik.v2i1.41
Subject(s) - humanities , physics , psychology , mathematics education , art
Kemampuan komunikasi sangat penting dalam pembelajaran, yaitu pertama matematika pada dasarnya adalah bahasa, artinya matematika bukan sekedar alat bantu berpikir, alat untuk menemukan pola, menyelesaikan masalah atau mengambil kesimpulan akan tetapi matematika merupakan pangkat yang tidak dapat dinilai, karena dapat mengkomunikasikan berbagai jenis ide secara jelas dan ringkas. Kedua belajar matematika merupakan bentuk kegiatan sosial, artinya sebagai aktivitas sosial dalam pembelajaran matematika sehingga tercipta wahana interaksi antar siswa dan juga komunikasi antar guru dengan siswa. Rendahnya komunikasi matematis salah satunya disebabkan oleh faktor siswa-siswa dalam pembelajaran identik hanya melihat dan mengikuti temannya yang dianggap baik di dalam kelas dan metode yang digunakan guru dalam pembelajaran terkesan kurang menyenangkan bahkan membosankan. Melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments siswa diharapkan siswa terlibat aktif dalam proses belajar, mereka akan lebih mampu membangun gagasan, ide, konsep matematika dan komunikasi matematis. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1) mengetahui pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa setelah menggunakan kooperatif tipe TGT lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran cara konvensional, 2) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 5 Purwakarta. Dengan sampel penelitian siswa kelas VIII SMPN 5 Purwakarta yang dipilih dua dari sembilan kelas secara acak. Dua kelas tersebut adalah kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan dari tes kemampuan komunikasi matematis siswa berupa soal uraian dan angket siswa. Angket diberikan kepada seluruh siswa kelas eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Postes-Control group design.. Dari hasil analisis data dengan taraf signifikan α = 0,05 menunjukan bahwa pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan kooperatif tipe TGT lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe TGT menunjukan bahwa siswa bersikap positif terhadap pembelajaran matematika dengan kooperatif tipe TGT.