
MEMBENTUK KARAKTER BANGSA: SEJARAH INDONESIA DALAM DIORAMA MONUMEN NASIONAL
Author(s) -
Bondan Kanumoyoso
Publication year - 2020
Publication title -
walasuji
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2502-2229
pISSN - 1907-3038
DOI - 10.36869/wjsb.v7i1.83
Subject(s) - political science , humanities , art
Kajian ini menelusuri proses pembangunan Monumen Nasional dan diorama sejarah yang terdapat di dalamnya. Pembangunan Monumen Nasional merupakan gagasan yang didukung oleh presiden Republik Indonesia yangpertama, yaitu Sukarno. Sedangkan gagasan membangun museum sejarah dalam bentuk diorama berasal dari Sukarno. Melalui diorama sejarah Sukarno ingin menyajikan garis besar perkembangan sejarah Indonesia dengan misi utama untuk membentuk karakter bangsa. Akibat peristiwa di tahun 1965 terjadi perubahan pemerintahan. Karena itu pembangunan diorama justru terlaksana di masa pemerintahan Presiden Suharto. Pergantian pemerintahan ini menyebabkan perwujudan sejarah dalam diorama mengalami penyesuaian sesuai dengan wacana sejarah yang ingin dikembangkan oleh pemerintah yang berkuasa. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: heuristik, kritik, interpretasi,dan historiografi. Kesimpulan awal yang ditemukan, wacana sejarah yang dikembangkan dalam diorama di museum sejarah adalah wacana yang tidak utuh sebagai akibat dari perubahan politik yang terjadi sepanjang proses pembangunan diorama. Perlu suatu upaya revitalisasi diorama agar wacana yang tidak utuh tersebut dapat direka ulang sehingga membentuk suatu perspektif baru yang dapat menjelaskan proses pembentukan bangsa Indonesia.