z-logo
open-access-imgOpen Access
WOLIO, BUTON, ATAU BAUBAU SEBAGAI WACANA NAMA KOTA BAUBAU (IDENTITAS DAN TRANSFORMASI NILAI BUDAYA KESULTANAN BUTON)
Author(s) -
Tasrifin Tahara,
Syamsul Bahri
Publication year - 2019
Publication title -
pangadereng
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2686-4355
pISSN - 2502-4345
DOI - 10.36869/pjhpish.v4i1.73
Subject(s) - humanities , art
Artikel ini membahas tentang legitimasi identitas penamaan Kota Baubau. Penyematan nama Kota Baubau saat ini muncul dari wacana ketika menjadi sebagai sebuah daerah otonom baru. Ada tiga nama yang menjadi wacana, yakni Wolio, Baubau, dan Buton. Nama Wolio merupakan transformasi dari kelompok sub etnik yang menjadi penguasa masa Kesultanan Buton. Nama Buton sebagai entitas bangsa sebuah kesultanan yang wilayahnya berpusat di Kota Baubau saat ini. Sedangkan Baubau merupakan suatu wilayah baru di Wilayah Pusat Kesultanan Buton yang menjadi pusat perekonomian. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, wawancara, dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana penamaan Kota Baubau dari tiga pilihan Wolio, Baubau, dan Buton merupakan artikulasi sebuah atau transformasi dari masa Kesultanan Buton hingga saat ini sebagai identitas Kota Baubau berbasis etnik dan wilayah masa lalu.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here