z-logo
open-access-imgOpen Access
ANALISIS EFISIENSI DAN KEUNTUNGAN USAHA TANI TEBU METODE KONVENSIONAL DAN SINGLE BUD PLANTING (STUDI KASUS DI KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO)
Author(s) -
Endang Suhesti
Publication year - 2018
Publication title -
cermin/cermin : jurnal penelitian
Language(s) - Latvian
Resource type - Journals
eISSN - 2615-3238
pISSN - 2580-7781
DOI - 10.36841/cermin_unars.v2i2.238
Subject(s) - mathematics , humanities , art
Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan struktur biaya, produksi, pendapatan dan keuntungan usahatani tebu metode konvensional  dengan metode SBP. Metode yang digunakan adalah metode survei, data-data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder, untuk menganalisa struktur biaya dilakukan dengan membandingkan komposisi komponen-komponen usahatani dengan penyajian data melalui tabel sedangkan untuk membandingkan usahatani dilakukan dengan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan struktur biaya antara usahatani tebu metode konvensional  dengan metode SBP Perbedaannya yaitu pada item pengadaan sarana produksi seperti benih dan pupuk yang digunakan petani serta penggunaan tenaga kerja. (2) rata-rata total biaya per hektar usaha tani tebu metode konvensional  adalah Rp. 19.696.182,- sedangkan metode SBP adalah Rp. 24.291.007,-.. Rata-rata pendapatan per hektar petani metode konvensional  adalah sebesar Rp. 28.746.761,- dan petani metode SBP adalah sebesar Rp. 32.733.016,-. Dari perhitungan B/C ratio, kedua metode dapat memberikan keuntungan yang tinggi.  Setiap satu satuan biaya yang dikeluarkan, akan memberikan keuntungan sebesar 1,35 satuan (untuk metode konvensional) dan 1,46 satuan (untuk metode SBP). Berdasarkan rasio R/C didapat bahwa kedua usahatani ini menguntungkan, tetapi yang paling menguntungkan adalah usahatani metode SBP.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here