z-logo
open-access-imgOpen Access
PANDANGAN NASIONALISME DALAM PUISI MAḤMŪD DARWISY DAN RENDRA DALAM ANALISIS SASTRA BANDING
Author(s) -
Evayatun Ni'mah
Publication year - 2017
Publication title -
an-nas
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2597-7822
pISSN - 2549-676X
DOI - 10.36840/an-nas.v1i2.54
Subject(s) - art , humanities
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pandangan nasionalisme dalam dua puisi yang berbeda, yaitu puisi Arab dan Puisi Indonesia. Hal yang dibandingkan dari dua puisi tersebut adalah pandangan tentang negara dan perjuangan melawan penjajah. Penelitian ini menggunakan teori sastra banding, yaitu membandingkan karya sastra dari dua negara yang berbeda, bahasa yang berbeda, dan juga budaya yang berbeda. Penelitian ini menghasilkan adanya perbedaan dan persamaan antara dua karya sastra berbentuk puisi dari dua negara, yaitu Arab dan Indonesia. Puisi Arab "Bitāqah Hāwiyyah" karya Darwisy merepresentasikan bahwa negara adalah rumah bagi rakyat Palestina. Adapun puisi "Gugur" karya Rendra menggambarkan bahwa negara itu adalah jiwa bagi para penduduk Indonesia. Kedua puisi tersebut memiliki perspektif yang berbeda dalam memandang suatu negara. Akan tetapi, kedua puisi tersebut memiliki wujud rasa nasionalisme yang sama, yaitu sebuah perjuangan melawan penjahahan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here