z-logo
open-access-imgOpen Access
Kurikulum Pendidikan Tinggi Empat Negara Indonesia, India, Irak dan Turki
Author(s) -
Siti Aimah
Publication year - 2019
Publication title -
tarbiyatuna
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2442-4579
pISSN - 2085-6539
DOI - 10.36835/tarbiyatuna.v12i2.400
Subject(s) - humanities , political science , art
Kurikulum sebagai sebuah konsep pendidikan di perguruan tinggi khususnya harus mampu mengakomodir perkembangan ilmu pengetahuan (scientific vision), kebutuhan masyarakat (societal needs) dan tentu saja kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder needs). Tanpa meninggalkan ciri khas, masing-masing negara memiliki kurikulum terstuktur dan sistematis yang menjadi panduan dalam pelaksanaan pendidikan yang dikembangkannya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Meskipun secara umum kurikulum pada setiap negara memiliki persamaan akan tetapi secara spesifik masing-masing negara memiliki keunikan yang berbeda antara satu negara dengan negara lainnya. Diantara Empat negara; Indonesia, India, Irak dan Turki, persamaannya adalah sama-sama fokus mengkaji dan mengembangkan teori-teori Islam klasik yang terdapat pada kitab-kitab salaf menggunakan sistem-sistem modern dengan mengadopsi pola pendidikan barat, meskipun dengan tetap mempertahankan ciri khas dari pola pendidikan Islam yang cenderung berorientasi pada pembinaan karakter dan budi pekerti yang mulia. Sedangkan perbedaannya yaitu pada orientasi mutu pembelajaran seperti yang terjadi di Indonesia dan India, perbedaan pada otoritas pelaksanaan kurikulum seperti yang ada di Indonesia dan Irak,  dan perbedaan pada otonomi akademik seperti yang terdapat di Indonesia dan Turki.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here