
PEMANFAATAN LAHAN BEKAS GALIAN BATU BATA MENJADI EMPANG IKAN AIR TAWAR
Author(s) -
Afif Hakim,
Aang Solahudin Anwar
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal buana pengabdian
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2686-0244
pISSN - 2657-0203
DOI - 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v2i1.1173
Subject(s) - physics , humanities , horticulture , art , biology
Desa Mekarmulya adalah salah satu desa dari 10 desa yang masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Dikepalai oleh seorang kepada desa dan dibantu oleh seorang sekretaris desa dan segenap perangkat desa. Desa Mekarmulya dikenal sebagai sentral industri rumahan (home industry) pembuatan batu bata merah pres. Hampir semua warga menjadi pembuat batu bata merah. Namun lambat laun usaha ini kian lesu dan kalah bersaing dengan adanya batu bata ringan. Lesunya penjualan batu bata merah ini juga dirasakan langsung oleh para buruh yang bekerja di salah satu pengrajin batu bata merah. Di sisi lian, terdapat potensi bekas galian material batu bata merah menjadi kolam untuk budi daya ikan air tawar sebagai tambahan penghasilan bagi para pengrajin bata merah yang mulai menurun. Untuk sementara waktu, sebagai permulaan ikan yang direkomendasikan adalah ikan nila karena mudah beradaptasi dengan lingkungan dan cepat berkembang biak. Selain budi daya ikan dan dijual secara mentah, juga disarankan untuk menjual hasil ikan tersebut berupa makanan olahannya seperti nugget, ikan asap, dan lain-lain.
Kata kunci— Mekarmulya, Batu Bata Merah, Budidaya, Ikan Air Tawar