
the Pengaruh IPM dan PDRB terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Sumatera Utara Tahun 2002-2017
Author(s) -
Putri Sari Silaban,
Permata Sari Br Sembiring,
Vini Alvionita Br Sitepu,
Jessica Putri Br. Sembiring
Publication year - 2020
Publication title -
jesya
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2599-3410
DOI - 10.36778/jesya.v4i1.288
Subject(s) - mathematics , physics
Kemiskinan merupakan salah satu masalah terbesar yang ada di berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya di Provinsi Sumatera Utara. Tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara terus mengalami fluktuasi dan masalah ini setiap tahunnya menjadi sorotan serius. Masalah kemiskinan ini harus segera diatasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh indikator ekonomi, dimana indikator ekonomi yang digunkana adalah Produk Domestik Bruto dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara tahun 2002 sampai dengan 2017 baik secara simultan maupun secara parsial. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder time series dari tahun 2002 sampai dengan 2017. Data yang digunakan yang digunakan ialah data yang diperoleh dari website resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan software statistika dan ekonometrika Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara parsial Produk Domestik Rill Bruto (PDRB) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara pada tahun 2002 sampai dengan 2017; Secara parsial Indeks Pembangunan Manusia memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara pada tahun 2002 sampai dengan 2017. Secara simultan variabel Produk Domestik Rill Bruto dan Inflasi memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara pada tahun 2002 sampai dengan 2017. Implikasi yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah, IPM sebagai variabel yang paling dominan dan signifikan, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Utara perlu untuk meningkatkan IPM masyarakatnya dengan cara memberikan dan meningkatkan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang memadai. Sementara, dari sisi PDRB, Pemerintah Sumatera Utara perlu melakukan Pemerataan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) agar merata ke setiap golongan miskin yang ada di Provinsi Sumatera Utara, melaksanakan pembangunan yang berorientasi pada pemerataan produk hasil-hasil ekonomi ke seluruh penduduk serta melakukan upaya peningkatan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di setiap sektor lapangan usaha dengan menggunakan potensi-potensi yang dimiliki.