z-logo
open-access-imgOpen Access
PENGARUH STRESS PSIKOLOGI TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM
Author(s) -
Nining Istighosah,
Aprilia Nurtika Sari
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal medikes
Language(s) - Czech
Resource type - Journals
eISSN - 2685-2195
pISSN - 2356-1718
DOI - 10.36743/medikes.v8i1.272
Subject(s) - physics , gynecology , humanities , medicine , art
ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi baru lahir. Karena kandungan ASI terbukti mempunyai komponen – komponen nutrisi penting yang dibutuhkan pada bayi pada masa awal kehidupannya. Meskipun demikian sampai saat ini masih banyak ditemui hambatan- hambatan dalam pemberian ASI secara eksklusive yang menjadi penyebab ketidakcukupan pemenuhan ASI pada bayi. Ketidakcukupan pemberian ASI sering dihubungkan dengan factor stress pada ibu selama proses menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Stress psikologis terhadap produksi  ASI pada ibu pada masa awal nifas ( 2 minggu post partum ). Subjek dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional . Sampel pada penelitian ini adalah 30 ibu post partum yang melahirkan secara spontan di wilayah kabupaten Kediri. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner PSS untuk skala stress psikologi dan untuk mengukur produksi ASI dilakukan observasi pada proses pemompaan ASI ketika payudara penuhatau minimal 2 jam setelah menyusui bayi. Uji statistic menggunakan Mann witney U test untuk mengetahui pengaruh stress terhadap produksi ASI  didapatkan nilai p value 0,166 yang berarti lebih besar dari alpha (0,05) sehingga dapat disimpulkan tidak ada pengaruh tingkat stress terhadap produksi ASI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidah adanya pengaruh yang significant antara stress psikologi ibu dengan jumlah produksi ASI yang dihasilkan pada awal masa menyusui.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here