z-logo
open-access-imgOpen Access
Kontinuitas Munasabah Dalam Al-Quran
Author(s) -
Anna Shofiana,
Nailatuz Zulfa
Publication year - 2022
Publication title -
mumtaz
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
ISSN - 2714-6405
DOI - 10.36671/mumtaz.v5i02.194
Subject(s) - humanities , philosophy , art
Tulisan ini membahas tentang kontinuitas/perkembangan dari munasabah dalam al-quran namun yang menjadi titik fokus adalah terkait dengan tafsir yang  digunakan dalam penelitian ini yaitu pada karya Tafsir dari " Fakhr Al-Din Al-Razi, Al-Biqa’i Dan Hamid Al-Din Al-Farahi". Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk dari karakteristik kontinuitas munasabah dalam al-quran melalui karya 3 tafsir yaitu Tafsir Mafatih al-Ghaib, Asrar tartib Nazhmud Durar fi Tanasubil Ayi was-Suwar,. Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan penelitian ini menggunakan diskriptif-analitik ,dengan Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Deduktif, yaitu mencari berbagai macam literatur atau referesi yang berkaitan dengan munasabah. Kemudian membahas munasabah secara umum. Induktif,. Tekhnik pengumpulan datanya dilakukan dengan mengutip, menyadur, dan menganalisis literatur-literatur yang relevan dengan masalah yang dibahas, kemudian mengulas dan menyimpulkannya. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwaPenggunaan munasabah pada abad modern-kontemporer ini sudah tidak seperti di abad klasik dan pertengahan artinya sudah terdapat penambahan. Munasabah ayat dalam satu surah yang diterapkan ulama’ klasik dan pertengahan hanya menjelaskan sebagiannya saja. Berbeda dengan munasabah yang diterapkan oleh ulama’ modern-kontemporer yang sudah mampu mencetuskan bahwa secara keseluruhan ayat dalam satu surat itu terdapat korelasi. Sehingga mampu menyalahkan persepsi seseorang yang mengatakan bahwa teks arab itu terputus-putus tidak sistematisKata Kunci: al-Quran, Munasabah, kontinuitas

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here