z-logo
open-access-imgOpen Access
MENGGALI “IBRAH” DARI QASHASH AL-QUR’AN; Sebuah Kajian Pengantar Dalam Tinjauan Ilmu Al-Qur’an
Author(s) -
Sulaiman Sulaiman,
Afrizal Ahmad
Publication year - 2022
Publication title -
mumtaz
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2714-6405
DOI - 10.36671/mumtaz.v5i02.183
Subject(s) - humanities , art
 Qashash al-Qur’an atau kisah-kisah dalam al-Qur’an yang mengisi seperempat al-Qur’an diyakini kebenarannya sebagai kisah nyata yang diturunkan Allah untuk diambil pelajaran (ibrah), hikmah dan dijadikan sumber tauladan dalam keseharian. Sebagian kisah tersebut telah didapatkan bukti sejarahnya melalui peneltian arkeologis, sementara sebagiannya yang lain belum didapatkan buktinya. Banyak cara yang dilakukan guna menggali ibrah dari kisah-kisah tersebut, antara lain; pendekatan sejarah, filsafat, sosiologis, psikologis dan sebagainya. Peneliti menggunakan metode kajian pustaka untuk menggali lebih dalam tentang (ibrah) yang didalam Al-Qur’an. Al-Qur’an bukanlah buku ilmiah, seperti buku sejarah misalnya, namun ia dapat dijadikan sumber ilmu pengetahuan. Hal ini dapat dilihat dari tulisan Ibnu Khaldun, Haekal, Muhammad al-Ghazali, Sayid Ramadhan al-Buti, Munzir Hitami, Sayyid Quthb, Muhammad Quthb, Komaruddin Hidayat dan sebagainya yang menjadikan kisah-kisah dalam al-Qur’an sebagai sumber rujukan atau inspirasinya. Sayangnya, pendekatan yang dilakukan oleh beberapa kalangan dalam kajian terhadap kisah-kisah al-Qur’an lebih kepada penyusunan riwayat dari pada kajian mendalam tentang ibrah atau hikmah yang dapat diambil darinya. Agaknya, perlu diupayakan pengkajian kisah-kisah al-Qur’an dengan menggunakan berbagai metode dan pendekatan lainnya agar ia lebih berguna bagi pembangunan peradaban ilahiah di muka bumi.  Kata kunci; Ibrah, Qashash, dan al-Qur’an

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here