
<p>Penggunaan Jargon Komunitas Sepeda Solo Raya dalam Percakapan di Media Sosial (<em>The Use of the Solo Raya Bicycle Community Jargon in Social Media Conversations)</em></p>
Author(s) -
Kalpika Cahya Buana,
Elita Ulfiana
Publication year - 2021
Publication title -
jalabahasa
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2615-6032
pISSN - 1858-4969
DOI - 10.36567/jalabahasa.v17i2.820
Subject(s) - jargon , humanities , physics , art , linguistics , philosophy
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penelitian mengenai penggunaan jargon dalam komunitas sepeda. Tujuannya adalah mendeskripsikan penggunaan jargon dalam hal bentuk, makna, dan fungsi yang digunakan oleh komunitas Sepeda Solo Raya. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Sumber data berupa percakapan dalam grup Facebook dan WhatsApp komunitas Sepeda Solo Raya. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik dokumentasi dan teknik catat. Penganalisisan data menggunakan metode padan dan agih. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan bentuk penggunaan jargon yang didasarkan pada proses pembentukan istilah beserta asal istilahnya, yakni bentuk tunggal, afiksasi, reduplikasi, pemajemukan, abreviasi, dan frasa, yang berasal dari bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Jawa. Makna jargon dapat dikategorikan menjadi tiga jenis, yakni makna denotatif, konotatif, dan istilah. Berdasarkan fungsinya, jargon memiliki 13 fungsi, yakni memberikan perintah, menyampaikan imbauan, memberikan perhatian atau menyanjung, menyampaikan permintaan, memberikan persetujuan, menyampaikan penolakan, menyampaikan larangan, memberikan informasi, menyampaikan fakta, membuat pernyataan, menyampaikan pemberitahuan, menyingkap perasaan, dan memberikan pertanyaan. This research is motivated by research on the use of jargon in the bicycle community. The aim is to describe the use of jargon in terms of form, meaning, and function used by the Solo Raya bicycle community. This article was a descriptive qualitative study. The data sources are conversations in the Facebook and WhatsApp groups of the Solo Raya Bike community. The data in this study were obtained by documentation and note-taking techniques. Analysis of the data using the matching and agih method. The results of this study are found forms of jargon usage based on the process of forming the term and the origin of the term, namely singular form, affixation, reduplication, compounding, abbreviation, and phrases, which come from Indonesian, English, and Javanese. The meaning of jargon can be categorized into three types, namely denotative, connotative, and term meanings. Based on its function, jargon has 13 functions, namely giving orders, conveying appeals, paying attention/flattering, asking for requests, giving approval, conveying rejections, conveying prohibitions, providing information, conveying facts, making statements, conveying notifications, expressing feelings, and asking questions.