z-logo
open-access-imgOpen Access
PERBANDINGAN UJI KUAT TEKAN BETON ANTAR BETON K.250 NORMAL DENGAN BETON CAMPURAN NATRIUM CLORIDA (NaCl)
Author(s) -
Warnodin Warnodin,
Leo Lapaisa
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal teknik sipil/jurnal teknik sipil
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2686-6676
pISSN - 2089-2942
DOI - 10.36546/tekniksipil.v7i1.249
Subject(s) - zoology , horticulture , physics , biology
Beton mempunyai kuat tekan yang sangat tinggi sedang gaya tariknya rendah, dapat dibentuk sesuai keinginan, dan dapat digunakan untuk konstruksi ringan maupun berat. Kekuatan suatu bangunan dipengaruhi oleh kualitas maupun mutu beton, bahan – bahan yang dipakai dalam pembentukan beton itu sendiri salah satunya yaitu semen. Penambahan kadar semen sebesar 3%, 6%, 9% dan 11% terhadap mutu beton K.250 diuji pada umur 7, 14 , dan 28 hari, benda uji berbentuk kubus dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm. Dari pengujian kubus, hasil Kuat tekan beton  normal pada umur 28 hari yaitu sebesar 297,47 kg/cm2, sedangkan dari hasil penambahan semen 3% pada umur 28 hari kuat tekan yang dihasilkan sebesar 309,98 kg/cm2 mengalami peningkatan 4,21%, penambahan semen 6% pada umur 28 hari kuattekan yang dihasilkan sebesar 316,95 kg/cm2 mengalami peningkatan 6,55%,  penambahan semen 9% pada umur 28 hari kuat tekan yang dihasilkan sebesar 335,82 kg/cm2 mengalami peningkatan 12,89%  dan penambahan semen 11% pada umur 28 hari kuat tekan yang dihasilkan sebesar 340,11 kg/cm2 mengalami peningkatan 14,33% dari kuat tekan beton normal. Hasil kuat tekan tertinggi didapat pada penambahan kadar semen sebesar 11% dengan persentase kenaikan sebesar 14,33%.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here