
PENGARUH PINTU KLEP DI SALURAN DAERAH PASANG SURUT TERHADAP BESARNYA PERGERAKKAN SEDIMEN
Author(s) -
Achmad Syarifudin
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal teknik sipil/jurnal teknik sipil
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2686-6676
pISSN - 2089-2942
DOI - 10.36546/tekniksipil.v11i2.515
Subject(s) - physics , forestry , geography
Pasang surut merupakan daerah yang dinamika muka air dipengaruhi oleh beberapa kondisi, antara lain : intensitas curah hujan, hidrotopografis lahan, potensi luapan air pasang dan surut, kondisi tata air dan operasi bangunan air. Kondisi yang sangat mempengaruhi dinamika muka airnya ialah potensi luapan pasang dan surutnya air laut, sehingga untuk menjaga kualitas dan kebutuhan air untuk tanaman terpenuhi dan tidak berlebih maka bangunan air yang cocok digunakan adalah pintu air model klep, yang mana prinsip kerja pintu klep dilakukan secara otomatis membuka dan menutupnya pintu air dengan memanfaatkan perubahan muka air baik di hulu maupun di hilir. Aliran air yang terjadi hanya satu arah yakni dari arah hulu ke hilir. Jika muka air disebaliknya di hilir lebih tinggi dari hulu maka secara otomatis pintu akan tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh pintu air terhadap sedimentasi yang terjadi di daerah pasang surut. Lokasi penelitian dilakukan di daerah reklamasi pasang surut Delta Telang 1 P8-13S kabupaten Banyuasin. Untuk mengkaji dan meneliti pengaruh pintu air terhadap sedimentasi telah dilakukan survey dan analisa penampang saluran serta sampel sedimen yang terjadi pada saluran dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimentasi yang terjadi di saluran P8-13S menurut persamaan MPM (Meyer, Peter and Muller) sebesar 1.474,2 ton/tahun atau 122,85 ton/bulan atau sebesar 4,038 ton/hr.