z-logo
open-access-imgOpen Access
ANALISA KINERJA MESIN WTP MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN PENJADWALAN PREVENTIF MAINTENANCE
Author(s) -
M. Nushron Ali M,
Antonius Kusuma
Publication year - 2019
Publication title -
waktu
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2715-4947
pISSN - 1412-1867
DOI - 10.36456/waktu.v17i1.1829
Subject(s) - mean time between failures , filter (signal processing) , mathematics , statistics , engineering , electrical engineering , failure rate
Ketersediaan air murni merupakan kebutuhan pokok perusahaan, yang menjadi salah satu syarat utama untuk proses produksi agar perusahaan dapat memproduksi krimer. Dalam memenuhi kebutuhan produksi perusahaan harus memiliki Water Treatment Plant dengan kinerja yang baik. Water Treatment Plant yang baik dapat menghasilkan air murni yang banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan air yang diperlukan oleh Perusahaan. Penelitian ini sangat diperlukan untuk mendapatkan kinerja Water Treatment Plant yang baik untuk meningkatkan hasil air murni Perusahaan XYZ. Penilitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis(FMEA) untuk mengklasifikasi komponen  mana yang membutuhkan perawatan dan penjadwalan. Penjadwalan di penelitian ini menggunakan metode Realibility Center Maintenance (RCM). Dalam penelitian ini menghasilkan Mean Time To Trepair ( MTTR ) sandfilter 0,48 jam, bag filter 0,68 jam, cartridge filter 1,22 jam. Mean Time To Failure (MTTF ) sand filter 684 jam, bag filter 190,3 jam, cartridge filter 236,8 jam. Dan MTBF sandfilter dengan rata-rata 708 jam, bag  filter dengan rata-rata 214,8 jam dan cartridge filter dengan rata-rata 260,8 jam per tahun. Selain MTTR, MTTF dan Mean Time Between Failure (MTBF )hasil penilitian lainnya ialah keandalan (realibility) sand filter dengan nilai 0,178, bag filter dengan nilai 0,0053, dan cartridge filter dengan nilai 0,00889.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here