z-logo
open-access-imgOpen Access
OPTIMASI PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI BERBASIS STEARIC ACID DENGAN PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM)
Author(s) -
Siti Aisyah,
Zulham Effendi,
Siti Nur Hawalis
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal hexagro
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2686-3316
pISSN - 2549-2691
DOI - 10.36423/hexagro.v4i1.362
Subject(s) - stearic acid , humanities , physics , food science , mathematics , art , chemistry , organic chemistry
Pabrik lilin pada umumnya mengolah lilin dengan menggunakan bahan dasar parafin. Parafin dihasilkan dari minyak bumi yang sifatnya tidak dapat diperbaharui. Pada penelitian ini bahan yang digunakan yaitu stearic acid karena sifatnya dapat diperbaharui dan mudah di dapatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat lilin beraromaterapi dan mengetahui pengaruh perbedaan komposisi bahan yang digunakan pada produk lilin aromaterapi dengan lilin yang dijual dipasaran pada umumnya. Metode yang digunakan yaitu eksperimental Laboratorium dengan menggunakan analisis deskriptif. Perlakuan yang diuji adalah lilin aromaterapi ekstrak minyak atsiri cengkeh (Syzygium Aromaticum), dengan 4 taraf perlakuan, yaitu A0 (0 ml), A1 (3 ml), A2 (5 ml), A3 (7 ml). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lilin aromaterapi yang terbuat dari stearic acid memiliki beberapa kelebihan dari lilin pada umumnya yang dijual dipasaran yang terbuat dari parafin, adapun kelebihannya yaitu lilin tersebut memiliki keadaan fisik yang lebih kokoh atau tidak muda patah, life time lebih lama, dan lelehan lilin tersebut lebih sedikit dikarenakan pada saat proses pembakaran dan pelelehan bahan dasar stearic acid tersebut juga ikut menguap.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here