
Tanggapan Siswi Memakai Busana Jilbab di Sekolah Hubungannya dengan Motivasi Mereka Memakai Jilbab Sehari-Hari
Author(s) -
Ita Lailasari
Publication year - 2021
Publication title -
matriks
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2775-3832
pISSN - 2775-7285
DOI - 10.36418/matriks.v1i1.47
Subject(s) - humanities , physics , philosophy
Islam merupakan agama mayoritas dianut oleh penduduk negara Indonesia. Umat islam bebas melakukan dan melaksanakan setiap tuntutan ajaran agama islam. Salah satu ajaran islam adalah memerintahkan agar umatnya menutup aurat. Dari hasil studi pendahuluan nampak gejala disatu pihak ketentuan memakai busana jilbab setiap hari ke sekolah dan memberi tauladan pada siswa dalam hal memakai jilbab dalam aktivitas sehari-hari tersebut akan ditanggapi oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh tanggapan siswi tentang memakai busana jilbab ke sekolah, motivasi siswi untuk memakai jilbab sehari-hari, dan tanggapan siswa memakai busana jilbab ke sekolah hubungannya dengan motivasi mereka untuk memakai jilbab dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memakai metode deskriptif, karena metode ini dianggap sesuai untuk menggali atau mengungkap serta menganalisis fenomena yang terjadi pada saat sekarang. Sampel yang diambil sebanyak 42 orang siswi, sedangkan teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara wawancara, penyebaran angket dan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis parsial dan korelasioner. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa realitas yang terjadi adalah tanggapan siswi tentang memakai busana jilbab ke sekolah hubungannya dengan motivasi mereka memakai jilbab sehari-hari, termasuk dalam kategori baik karena beda dalam 3,6 – 4,5, serta realitas perilaku siswi dilihat dari motivasi mereka memakai busana jilbab sehari-hari termasuk kategori baik karena berada dalam interval 3,6 – 4,5 dan korelasinya variabel X dengan variabel Y dan nilai koefesien/korelasi yang didapat sebesar 0,34. ini menunjukkan hubungan sedang/cukup, dan derajat pengaruh variabel Y sebesar 9%, artinya masih ada 91% lagi motivasi siswi untuk memakai jilbab sehari-hari.