z-logo
open-access-imgOpen Access
Optimalisasi Penerapan Sanksi Adat dalam Upaya Pengejawantahan Asas Restoratif Justice di Desa Adat (Studi Kasus di Desa Adat Penyaringan, Kabupaten Jembrana)
Author(s) -
Deli Bunga Saravistha,
I Ketut Sukadana,
Kadek Dedy Suryana
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal impresi indonesia
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2828-1284
pISSN - 2810-062X
DOI - 10.36418/jii.v1i3.32
Subject(s) - humanities , sociology , political science , philosophy
Kejahatan dalam masyarakat akan menimbulkan ketidakseimbangan. Terlebih untuk masyarakat adat, tidak hanya ketidakseimbangan secara sekala yang berubah, melainkan secara niskala pula. Menurut Sutherland, kejahatan dapat timbul dari bentuk pergaulan lingkungan sekitarnya dan berdasarkan diri sendiri. Sebagai bentuk pencegahan dan menciptakan keseimbangan, masyarakat adat Bali memiliki awig-awig yang berperan sebagai pedoman dalam berperilaku bagi masyarakat adat. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dan studi kasus guna menggali lebih dalam serta menemukan informasi baru mengenai hukum pidana adat, mengetahui penerapan awig-awig di desa Penyaringan, serta mengetahui awig-awig berdasarkan perspektif hukum preventif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kehadiran awig-awig dapat membantu pencegahan terjadinya tindak kejahatan pada lingkungan masyarakat Bali.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here