
Nilai Pendidikan Karakter dalam Dongeng “Mamanua dan Walansendow“ dan “Burung Kekekow yang Malang” dan Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di Sekolah
Author(s) -
Vitalia Sandi Suwarsono,
tje J. Pengemanan,
Oldie S. Meruntu
Publication year - 2021
Publication title -
bahtra/jurnal bahtra
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2775-2879
pISSN - 2086-5511
DOI - 10.36412/jb.v1i2.2534
Subject(s) - humanities , psychology , art
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) nilai-nilai pendidikan karakter dalam dongeng “Mamanua dan Walansendowa” dan “Burung Kekekow yang Malang dan (2) mendeskripsikan implikasi hasil penelitian bagi pembelajaran sastra di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data penelitian adalah teks dongeng “Mamanua dan Walansendow”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat nilai pendidikan karakter dalam dongeng “Mamanua dan Walansendow meliputi: 1) bertindak hati-hati atau tidak ceroboh, 2) menyadari kesalahan, 3) nilai kepedulian dan saling menolong, 4) usaha dan kerja keras. Selanjutnya, dalam dongeng yang berjudul “Burung Kekekow yang Malang” terdapat juga empat nilai pendidikan karakter yang sangat penting, yakni:1) selalu bersyukur, 2) usaha dan kerja kera, 3) hidup saling tolong menolong, dan 4) ketulusan dan keiklasan. Nilai-nilai pendidikan karakter ini sangat praktis, karena tidak bersifat teori atau konsep semata, karena nilai yang dipraktikkan dalam kehidupan nyata. Implikasi hasil penelitian ini sejalan dengan implementasi Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia di mana aspek sikap mendapat penekanan, yakni pentingnya pendidikan karakter siswa. Nilai pendidikan karakter dalam dongeng “Mamanua dan Walansendow” dan “Burung Kekekow yang Malang” selaras dengan pendidikan karakter dalam Kurikulum 2013, yang menekankan pada aspek sikap: religius, sikap sosial, dan kepribadian.