z-logo
open-access-imgOpen Access
PENYULUHAN BAITUL MAL WAT TAMWIL (BMT) DI DESA KARYA INDAH KEC. TAPUNG, KAB. KAMPAR
Author(s) -
Mohd Winario,
Husni Fuaddi
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal pengabdian masyarakat multidisiplin
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2614-7106
DOI - 10.36341/jpm.v1i1.392
Subject(s) - humanities , art
Pengabadian ini dilakukan di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan  lembaga keuangan syariah yang berbentuk Baitul Maal Wat Tamwil. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan produk-produk syariah lainnya, agar masyarakat muslim familiar dengan lembaga keuangan syariah. Selain itu juga tujuannya adalah agar masyarakat berkeinginan untuk mendirikan lembaga keuangan Baitul Mal Wat-Tamwil di desa tersebut. Program penyuluhan dapat diselenggarakan dengan baik dan  berjalan dengan lancar sesuai dengan  rencana kegiatan yang telah disusun  meskipun belum semua peserta penyuluhan menguasai dengan baik  materi yang disampaikan. Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik  terbukti dengan keaktifan peserta  mengikuti penyuluhan dengan tidak  meninggalkan tempat sebelum waktu pelatihan berakhir. Keberhasilannya dapat dilihat dari: 1) Tersedia tenaga ahli yang memadai dalam pengembangan BMT, karena hingga saat ini lembaga keuangan bank dan non bank sangat banyak juga alumni sarjana ekonomi syariah dan magister ekonomi syariah di riau sangat banyak. 2) Antusiasme masyarakat desa karya indah yang cukup tinggi terhadap pelatihan pengembangan desanya melalui BMT. 3) Dukungan kepala dusun desa karya indah terhadap kegiatan ini menambah semangat dalam kegitan pelatihan dan membantu tim pengabdi mengorganisasikan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan. Dan 4) Ketersediaan dana pendukung dari Universitas melaui guna penyelenggaraan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini. Hambatannya dilihat dari: 1) Masyarakat desa Karya indah yang merupakan peserta penyuluhan masih banyak yang belum memiliki pengetahuan tentang lembaga keuangan syariah (BMT), 2) Keterbatasan waktu untuk pelaksanaan penyuluhan sehingga beberapa materi tidak dapat disampaikan secara detil. Dan 3) Daya tangkap para peserta yang bervariasi, ada yang cepat namun juga ada yang lambat sehingga waktu yang digunakan kurang maksimal, sehingga waktu yang ada tidak cukup untuk menjelaskan semuanya.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here