z-logo
open-access-imgOpen Access
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar PAI Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Woha Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019
Author(s) -
Najamudin Najamudin
Publication year - 2020
Publication title -
jupe : jurnal pendidikan mandala/jupe : jurnal pendidikan mandala
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2656-6745
pISSN - 2548-5555
DOI - 10.36312/jupe.v5i6.1641
Subject(s) - physics , humanities , art
Strategi bermain aktif dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih menitikberatkan pada kegiatan berkompetisi antar kelompok siswa sehingga setiap siswa dituntut untuk dapat berjuang dengan baik agar kelompoknya dapat memenangkan pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PAI siswa kelas VII A di SMPN 1 Woha Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019, dan Seberapa besar peningkatan aktivitas dan hasil belajar PAI siswa kelas VII A dengan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) di SMPN 1 Woha Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Desain Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan sesuai dengan model PTK Kemmis dan McTaggart. Setiap siklus meliputi perencanaan (plan), tindakan (action), pengamatan (observation), evaluasi (evaluation) serta refleksi (reflection). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Woha Tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan lembar observasi.  Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa: (1) Metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil tes belajar siswa dari siklus ke siklus II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I persentase ketuntasan 46,67% dengan nilai rata-rata 61,67. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan 76,67%,  nilai rata-rata 67,85. (2)Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, aktivitas guru pada siklus I tergolong cukup aktif dengan persentase 55%. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase 80%. (3) Hasil observasi aktivitas belajar siswa menunjukkan peningkatan. Pada siklus I keaktifan siswa tergolong cukup aktif dengan persentase 60%. Pada siklus II mengalami peningkatan yang tergolong sangat aktif dengan persentase 90%.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here