
DIET MEDITERANIA MENURUNKAN INDEKS MASSA TUBUH, LINGKAR PINGGANG, DAN KADAR LEMAK PADA PASIEN OBESITAS
Author(s) -
Endry Septiadi,
Andri Andrian Rusman,
Dewi Ratih Handayani,
Iis Inayati Rakhmat,
Nur Muhamad Rohman,
Achmad Hero Prawira,
Muhammad Akmal Rais,
Rifal Aldi Anugrah
Publication year - 2021
Publication title -
medika kartika
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2655-6537
pISSN - 2613-9332
DOI - 10.35990/mk.v4n3.p256-266
Subject(s) - medicine , gynecology
Obesitas adalah kondisi deposit lemak tubuh berlebih ditandai dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 25 kg/m2. Obesitas terjadi karena ketidakseimbangan pemasukan dan pengeluaran energi yang meningkatkan berat badan, lingkar pinggang, dan kadar lemak. Pasien obesitas direkomendasikan untuk menggunakan diet Mediterania oleh The European Guidelines for Obesity untuk menurunkan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diet Mediterania terhadap IMT, lingkar pinggang, dan kadar lemak pada peserta program pelayanan penyakit kronis yang mengalami obesitas di klinik di Kota Bandung. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan pengamatan secara kohort. Sampel diambil dengan cara consecutive sampling. Subjek pada penelitian ini adalah 57 pasien obesitas yang terbagi atas kelompok berdasarkan durasi diet Mediterania, yaitu kelompok satu bulan (K1), dua bulan (K2), dan tiga bulan (K3) yang dilakukan pemeriksaan IMT, lingkar pinggang, dan kadar lemak pada akhir setiap bulannya. Uji Anova digunakan untuk menganalisis data dilanjutkan dengan Post Hoc Duncan untuk mengetahui perbandingan setiap kelompok. Indeks massa tubuh, lingkar pinggang, dan kadar lemak mengalami penurunan yang progresif pada bulan ketiga yang menunjukkan rerata IMT yang paling rendah yaitu sebesar 26,19 kg/m2 dengan nilai p=0,000, rerata lingkar pinggang sebesar 86,62 cm dengan nilai p=0,000, dan rerata kadar lemak yang paling rendah yaitu sebesar 32,38% dengan nilai p=0,026 untuk kadar lemak. Lama diet Mediterania terbukti menurunkan IMT, lingkar pinggang, dan kadar lemak secara signifikan pada pasien obesitas.