
PERILAKU SEKSUAL PADA USIA MENOPAUSE DI POSYANDU LANSIA DAHLIA RW 9 KELURAHAN DANDANGAN (Kecamatan Kota Kediri)
Author(s) -
Nining Istighosah
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal kebidanan/jurnal kebidanan
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2657-1978
pISSN - 2302-3082
DOI - 10.35890/jkdh.v6i2.34
Subject(s) - gynecology , medicine , physics
Menopause merupakan berhentinya siklus menstruasi wanita yang sering dikaitkan dengan berbagai gejala yang tidak menyenangkan, seperti : kecemasan, depresi, penurunan libido, kekeringan vagina, insomnia, sulit berkonsentrasi, dan gejala vasomotor (hot flashes dan berkeringat di malam hari). Sarrel dalam literaturnya menjelaskan lima perubahan dasar fungsi seksual terkait menopause, penurunan responsivitas seksual, nyeri pada saat berhubungan, penurunan aktifitas seksual, penurunan hasrat seksual, dan adanya pasangan dengan masalah – masalah seksual. Ia melaporkan bahwa gairah seksual, termasuk persepsi sensoris, pelepasan saraf pusat dan perifer, aliran darah perifer dan kapasitas membuat tegangan otot, minat aktifitas seksual dapat dipengaruhi oleh kadar hormone ovarium.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah wanita menopause yang berjumlah 10 orang di Posyandu Lansia Dahlia RW 9 Kelurahan Dandangan ( Kecamatan Kota. Kota Kediri ) yang memenuhi kriteria inklusi.
Hasil penelitian ini didapatkan perilaku positif seksual pada usia menopause didapatkan sebanyak 4 responden ( 40%) Sedangkan perilaku negatif seksual pada usia menopause didapatkan sebanyak 6 responden ( 60%).
Simpulan dari penelitian ini menyebutkan bahwa usia menopause memengaruhi perilaku seksual wanita menopause yang tinggal di wilayah posyandu Lansia Dahlia RW 9 Kelurahan Dandangan ( Kecamatan Kota. Kota Kediri )