
MURAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI PELESTARIAN KEBUDAYAAN DAERAH
Author(s) -
Kadek Risna Puspita Giri,
Ni Wayan Ardiarani Utami,
Nyoman Gema Endra Persada,
I Dewa Gede Putra
Publication year - 2021
Publication title -
lentera widya
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2716-1811
pISSN - 2716-1803
DOI - 10.35886/lenterawidya.v2i2.147
Subject(s) - humanities , art , mural , physics , art history , painting
Seni lukis jalanan yang dikenal dengan mural biasanya hadir untuk mempercantik dinding pada area jalan umum. Selain dinding di sisi jalan, mural sering diterapkan pada permukaan datar seperti langit-langit atau bahkan permukaan jalan. Mural umumnya bertujuan untuk mengisi kekosongan serta memberi nilai lebih pada estetika sekitar, juga menyampaikan sebuah pesan atau edukasi dan sarana berekspresi. Salah satu penerapan mural dilakukan di lapangan umum Asta Gina di Denpasar Barat. Lokasi Lapangan Asta Gina yang jauh dari jalan utama serta dikelilingi oleh rumah warga dan kebun warga, membuat tampilannya kurang menarik dan tidak diketahui secara umum, kecuali oleh warga sekitar. Fasilitas umum warga Padangsambian Klod ini difungsikan sebagai lapangan umum pada umumnya, yakni mewadahi segala aktivitas warga yang membutuhkan area terbuka. Aktivitas dilakukan oleh warga dari berbagai rentang usia, baik aktivitas sekolah, kantor, maupun umum. Untuk menambah daya tarik serta sebagai media edukasi, Institut Desain dan Bisnis Bali bekerjasama dengan Kelurahan Padangsambian Klod, memfasilitasi calon-calon desainer muda untuk berkreasi serta menyampaikan pesan tentang kebudayaan masyarakat di Bali secara visual melalui media mural. Kondisi generasi muda saat ini yang lebih condong ke arah gadget, mengurangi pengetahuan mereka kan keberadaan budaya Bali itu sendiri. Kegiatan outdoor sangat kurang diminati daripada pemanfaatan elektronik. Kegiatan ini diharapkan nantinya mampu menyampaikan pesan tepat sasaran terutama generasi muda yang memanfaatkan fasum tersebut, serta menambah nilai secara estetis sehingga meningkatkan daya tarik masyarakat dalam memanfaatkan secara aktif fasilitas umum yang disediakan.