z-logo
open-access-imgOpen Access
Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Bedak Tabur Ekstrak Etanol Daun Ciplukan (Physalis angulata L.) Sebagai Anti Fungi di Desa Tammatto Kabupaten Bulukumba
Author(s) -
Sulfiyana H. Ambo Lau,
Herman Herman
Publication year - 2020
Publication title -
sandi husada : jurnal ilmiah kesehatan/jurnal ilmiah kesehatan sandi husada
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2654-4563
pISSN - 2354-6093
DOI - 10.35816/jiskh.v12i2.472
Subject(s) - traditional medicine , physics , saponin , medicine , pathology , alternative medicine
Ciplukan (Physalis angulata L.) adalah tanaman semusim berupa herba dari famili Solanacea yang memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai antijamur. Telah dilakukan penelitian mengenai Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Bedak Tabur Ekstrak Etanol Daun Ciplukan (Physalis angulata L.) sebagai Anti Fungi. Tujuan mengetahui daun ciplukan memiliki kandungan kimia yang dapat menghambat pertumbuhan jamur pada kulit dan dapat diformulasikan menjadi sediaan bedak tabur. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium. Penelitian ini meliputi uji identifikasi senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan tanin. Formulasi bedak tabur yaitu FI (tanpa ekstrak), FII (ekstrak 10%) dan FIII (ekstrak 20%). Uji stabilitas sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, derajat halus, pH, daya lekat, dan uji hedonik. Hasil dari penelitian identifikasi senyawa positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Pada uji stabilitas semua formulasi menunjukkan hasil sesuai literatur, uji hedoniknya tidak mengiritasi dan formula FII yang lebih disukai. Kesimpulannya bahwa ekstrak etanol daun ciplukan mengandung senyawa antijamur dan dapat diformulasikan menjadi bedak tabur dengan kestabilan yang baik

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here