z-logo
open-access-imgOpen Access
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Kelasi Besi Terhadap Pertumbuhan Anak Dengan Thalassemia
Author(s) -
Muhammad Syobri,
Festy Ladyani Mustofa,
Nia Triswanti
Publication year - 2020
Publication title -
sandi husada : jurnal ilmiah kesehatan/jurnal ilmiah kesehatan sandi husada
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2654-4563
pISSN - 2354-6093
DOI - 10.35816/jiskh.v11i1.300
Subject(s) - medicine , gynecology
Penyakit Thalassemia di Indonesia  termasuk dalam kelompok negara yang berisiko tinggi . Salah satu penyakit genetik yang tersering di dunia adalah penyakit thalasemia. Berdasarkan data Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia diketahui penyandang thalassemia di Indonesia mengalami peningkatan dari 4.896(2012) menjadi 9.028(2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan konsumsi kelasi besi  terhadap pertumbuhan anak dengan thalassemia di rumah singgah thalassemia Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi  dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak dengan thalassemia beta major yang berusia 5-10 tahun yang terdata di rumah singgah thalassemia Bandar Lampung berjumlah 55 responden. Hasil penelitian didapatkan 60% responden yang memiliki kepatuhan konsumsi kelasi besi baik dan yang memiliki pertumbuhan baik sebanyak 76.4% responden. Hasil dari uji Spearman, didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi kelasi besi terhadap pertumbuhan anak dengan thalassemia (p = 0.001). Dengan nilai koefisian korelasi 0.419 bertanda positif yang artinya nilai kepatuhan konsumsi kelasi besi tinggi maka nilai pertumbuhan anak thalassemia juga tinggi, demikian sebaliknya bila kepatuhan konsumsi kelasi besi rendah maka nilai pertumbuhan anak thalassemia juga rendah.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here