
Derajat Toksisitas Trombosit pada Penderita Kanker Kolorektal yang Mendapat Kemoterapi CapeOX
Author(s) -
Yusmaidi Yusmaidi,
Rakhmi Rafie,
Muhammad Nur,
Bilqis Nabilah
Publication year - 2020
Publication title -
sandi husada : jurnal ilmiah kesehatan/jurnal ilmiah kesehatan sandi husada
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2654-4563
pISSN - 2354-6093
DOI - 10.35816/jiskh.v11i1.281
Subject(s) - gynecology , medicine
Pengobatan kanker kolorektal salah satunya adalah kemoterapi, Regimen/obat kemoterapi salah satunya adalah CapeOX (Capecitabine + Oxaliplatin). Penggunaan oxaliplatin yang merupakan kemoterapi berbasis platinum memiliki efek samping antara lain berupa toksisitas hematologi (myelosupresi) antara lain ialah kadar trombosit. Trombositopenia adalah jumlah trombosit yang kurang dari 100.000/mm3hal ini merupakan salah satu toksisitas hematologi yang dapat ditemukan pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi.Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rerata kadar trombosit pre dan post kemoterapi CapeOX dan derajat toksisitas trombosit pada penderita kanker kolorektal yang mendapat kemoterapi CapeOX. Metode : Penelitian ini berbentuk historical (retrospective) cohort. Sampel penelitian ini adalah 70 pasien yang didapatkan dari perhitungan consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji T-Test Berpasangan.Hasil :Usia pasien kanker kolorektal berkisar antara 18 tahun sampai dengan 73 tahun dengan frekuensi tertinggi 56-65 (38,6%). Perbandingan wanita 34(48,6%) dan laki-laki 36(51,4%). Didapatkan jenis operasi paling banyak digunakan adalah Low Anterior Resction sebanyak 40(57,1%). Terdapat penurunan rerata kadar trombosit tertinggi terjadi pada siklus keenam sebesar 54,186/mm3 dengan simpangan baku sebesar 16,127/mm3, dan didapatkan toksisitas trombosit derajat satu pada siklus ke-5 dan ke-6 masing-masing sebanyak 3(4,3%) dan 18(25,7%) dan yang mengalami derajat dua pada siklus ke-5 dan ke-6 masing-masing sebanyak 1(1,4%) dan 10(14,3%).