z-logo
open-access-imgOpen Access
Suplementasi Vitamin D pada Wanita dengan Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)
Author(s) -
Dian octaviana Aziza,
Karin Indah Kurniati
Publication year - 2019
Publication title -
sandi husada : jurnal ilmiah kesehatan/jurnal ilmiah kesehatan sandi husada
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2654-4563
pISSN - 2354-6093
DOI - 10.35816/jiskh.v10i2.140
Subject(s) - medicine , vitamin d and neurology , gynecology , endocrinology
Polycyctic Ovarian Syndrome (PCOS) adalah penyebab paling sering terjadinya anovulasi dan infertilitas anovulasi. PCOS dapat dikatakan endokrinopati yang sering terjadi pada wanita dengan usia subur dan berkaitan dengan kelainan metabolik dan disfungsi reproduksi. Apabila tidak dilakukan manajemen terapi pada wanita dengan PCOS dapat terjadi komplikasi. Beberapa studi percontohan menilai efikasi terapeutik vitamin D dalam parameter metabolik terkait PCOS. Vitamin D adalah hormon steroid esensial yang berperan dalam menjaga hemostasis kalsium dan fosfat.  Konsentrasi vitamin D dalam serum dinyatakan kurang jika kadar 25(OH)D 21-29 ng/mL dan dinyatakan defisiensi vitamin D jika  kadar 25(OH)D <20 ng/mL. Efek defisiensi vitamin D yang dapat terjadi gangguan fertilitas dan menstruasi serta efek negatif pada sistem kardiovaskuler. Vitamin D memiliki efek langsung pada proses folikulogenesis dan maturasi oosit. Steroidogenesis dalam ovarium yang menghasilkan  progesteron, estradiol dan estron dibantu calcitriol (vitamin D). Suplementasi vitamin D pada wanita dengan PCOS menunjukkan peningkatan kerja sel granulosa yakni sekresi progesteron meningkat.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here