
Perbandingan Ekstrak Daun Mangga Bacang Dengan Ekstrak Daun Pepaya Dalam Menghambat Pertumbuhan Streptococcus Mutans
Author(s) -
Cindy Amallia Prasasti,
Benarivo Timothy G,
Sri Yasa Hasibuan,
Mangatas Halomoan Parluhutan Hutagalung,
Molek Molek
Publication year - 2021
Publication title -
sandi husada : jurnal ilmiah kesehatan/jurnal ilmiah kesehatan sandi husada
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2654-4563
pISSN - 2354-6093
DOI - 10.35816/jiskh.v10i1.591
Subject(s) - traditional medicine , streptococcus mutans , medicine , biology , bacteria , genetics
Pendahuluan; karies gigi penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, mulai dari permukaan email hingga dentin, dan meluas hingga pulpa. Tujuan; mengetahui perbandingan efektivitas ekstrak daun mangga (Mangifera foetida L) dengan ekstrak daun pepaya (Carica papaya) dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Metode; penelitian eksperimental laboratoris dengan desain posttest only control group in vitro. Analisis yang digunakan adalah Oneway ANOVA. Hasil; menunjukkan dari rata-rata diameter hambat ekstrak daun mangga 50% terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans adalah 13,16 ± 0,27, dan rata-rata diameter hambat ekstrak daun pepaya 50% terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans adalah 9,18 ± 0,23. Kesimpulan; bahwa terdapat perbedaan keefektifan ekstrak daun mangga cincang dan ekstrak daun pepaya terhadap Streptococcus mutans