
ANALISIS CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK PADA PT BANK SYARIAH XXX
Author(s) -
Achmad Fauzi,
Amor Marundha,
Iwan Setyawan,
Faroman Syarief,
Raden Achmad Harianto,
Rachmat Pramukty
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal ilmiah manajemen bisnis dan inovasi universitas sam ratulangi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2621-2331
pISSN - 2356-3966
DOI - 10.35794/jmbi.v7i1.28392
Subject(s) - capital adequacy ratio , business , capital (architecture) , actuarial science , financial system , accounting , economics , geography , profit (economics) , archaeology , microeconomics
The bank soundness rating in terms of the Capital Adequacy Ratio (CAR) is used to measure the soundness of a bank based on capital against Risk Weighted Assets (RWA). Therefore, evaluating the soundness of a bank is very important because it is useful to know the condition of the bank in a very good, good, good enough, bad or not good condition. And later it will be used by the parties concerned in making decisions. Data collection methods include the method of observation, interviews and literature study, where the discussion used is descriptive qualitative, namely the method of data analysis without using statistical methods. By looking at the case studies that occur, the focus and subfocus of research become a reference in this study. The results of the acquisition of CAR PT. Bank XXX Syariah in 2018 amounted to 16.25%, in 2017 amounted to 15.48% and in 2018 amounted to 14.92%. From the results of the acquisition of CAR, it shows that PT. Bank XXX Syariah is in a state of "Very Good" because it has met the minimum standard stipulation of Bank Indonesia CAR of 8%.Keywords: Bank Health, Capital Adequacy Ratio Abstrak: Penilaian tingkat kesehatan bank ditinjau dari Capital Adequacy Ratio (CAR) digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan bank didasarkan pada modal terhadap Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Oleh karena itu, penilaian terhadap tingkat kesehatan bank sangatlah penting karena berguna untuk mengetahui kondisi bank dalam keadaan sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik atau tidak baik. Dan nantinya akan digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam mengambil keputusan. Metode pengumpulan data meliputi metode observasi, wawancara dan studi pustaka, dimana pembahasan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu metode analisis data tanpa menggunakan metode statistik.Dengan melihat pada studi kasus yang terjadi , fokus dan subfokus penelitian menjadi acuan dalam penelitian ini. Hasil perolehan CAR PT. Bank XXX Syariah pada tahun 2018 sebesar 16,25%, tahun 2017 sebesar 15,48% dan tahun 2018 sebesar 14,92%. Dari hasil perolehan CAR tersebut, menunjukkan bahwa PT. Bank XXX Syariah dalam keadaan “Sangat Baik” karena sudah memenuhi standar minimum ketetapan CAR Bank Indonesia sebesar 8%.Kata Kunci: Kesehatan Bank, Rasio Kecukupan Modal