
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMAN 5 SOPPENG
Author(s) -
Nur Arizkah
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal sains dan pendidikan fisika/jurnal sains dan pendidikan fisika
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2548-6373
pISSN - 1858-330X
DOI - 10.35580/jspf.v14i3.10123
Subject(s) - humanities , psychology , mathematics education , physics , philosophy
engaruh perubahan yang cepat dalam masyarakat bagi pendidikan yakni pendidikan harus mempersiapkan generasi yang memiliki keterampilan-keterampilan tertentu yang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satunya yakni keterampilan berpikir kritis. Penerapan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran akan membuat peserta didik terbiasa dalam mengidentifikasi, menganalisis, berpikir logis, dan membuat keputusan yang tepat dalam menyelesaikan masalah yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik adalah dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah dan yang diajar secara konvensional. Serta untuk menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah dan yang diajar secara konvensional di SMAN 5 Soppeng tahun akademik 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sesungguhnya dengan desain penelitian posttest-only control group design. Sample dalam penelitian ini ditentukan menggunakan Teknik pengambilan acak untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang didapatkan kemudian di analisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa: skor rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar baik menggunakan pembelajaran masalah dan secara konvensional berada pada kategori sedang; terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar pembelajaran berbasis masalah dan secara konvensional pada indikator keterampilan berpikir kritis yakni interpretasi, analisis, dan inferensi.