z-logo
open-access-imgOpen Access
Pengaruh Pemakaian Sodium Hidroksida (NaOH) Pada Pembuatan Geopolimer Menggunakan Material Perlit, Basalt, Feldspart
Author(s) -
Muhammad Amin
Publication year - 2019
Publication title -
inovasi pembangunan
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2622-190X
DOI - 10.35450/jip.v7i1.126
Subject(s) - physics , nuclear chemistry , mineralogy , chemistry
Dilakukan penelitian tentang pembuatan geopolimer dengan material perlit, basalt dan feldspart dengan variasiNaOH 15 M, 25 M, 35 M dan 45 M. Dalam penelitian ini akan mengetahui pengaruh pemakaian NaOH dalam pembuatan geopolimer. Variabel dalam penelitian ini antara lain persen jumlah pemakaian perlit, basalt dan perlit serta variasi molaritas NaOH. Geopolimer merupakan material ramah lingkungan yang biasa dikembangkan sebagai material alternativ pengganti semen konvensional. Hasil analisa fisik dalam penelitian ini yang dilakukan pengukuran adalah absorbsi, porositas, susut bakar, berat jenis curah kering. Berdasarkan penelitian maka didapatkan hasil nilai susut bakar terendah dengan menggunakan material feldspart dengan kehalusan 200 mesh, sebesar 2,11%, nilai porositas terendah mengunakan material basalt dengan NaOH 35 M yaitu sebesar 20,73%, nilai absorbsi terendah diperoleh dengan menggunakan material basalt dengan variasi NaOH 45 M sebesar 11,17% dan hasil pengujian berat jenis curah kering tertinggi menggunakan material basalt dengan variasi NaOH sebanyak 45 M dengan nilai sebesar 1,88 gr/cm3.. Berdasarkan hasil penelitian variasi NaOH berpengaruh pada nilai absorbsi dan porositas yaitu semakin besar persen penambahan NaOH maka nilai absorbsi dan nilai porositas semakin kecil dan berat jenis menjadi semakin tinggi sehingga menjadikan kekuatan geopolimer semakin meningkat.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here