
Evaluasi Kondisi Operasi Proses Pencampuran Bahan Pada Pembuatan Produk Chloroprene Rubber (Studi Deskriptif Di Industri Polimer)
Author(s) -
Ishmar Balda Fauzan,
Nelsa Rahmita,
Bintang Iwhan Moehady
Publication year - 1970
Publication title -
fluida
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2723-7680
pISSN - 1412-8543
DOI - 10.35313/fluida.v11i1.557
Subject(s) - chloroprene , natural rubber , physics , materials science , polymer chemistry , composite material
Chloroprene rubber adalah salah satu jenis karet sintetis yang biasa dikenal dengan namaNeoprene. Proses pembuatan chloroprene rubber dengan cara pencampuran bahan-bahan yang terdiri dari polimer, oil, bahan kimia, carbon, dan accelerator. Pencampuran chloroprene rubber menggunakan mesin mixing yang dinamakan kneader.Pada produksi chloroprene rubber di industri, terdapat dispersi bintik putih. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi operasi optimum pada proses pencampuran bahan pada produksi chloroprene rubber yang tidak terdispersi, terdispersi, dan mendapatkan efisiensi pencampuran. Indikator keberhasilan proses yaitu jika tidak terdapat bintik putih secara visual dan memiliki persen dispersi <0,5%. Evaluasi terhadap produk chloroprene rubber dilakukan dengan menganalisis % jumlah produk chloroprene rubber yang terdispersi bintik putih dengan cara visual dan mengevaluasi kondisi proses dengan beberapa variasi. Kondisi operasi proses meliputi temperatur pencampuran, kecepatan putar rotor, dan waktu pencampuran. Variasi temperatur operasi yang diambil adalah 72°C, 74°C, 76°C, 78°C, dan 86°C. Kecepatan putar rotor dengan variasi 21rpm, 23rpm, 25rpm, 28rpm, dan 30rpm. Variasi waktu pencampuran yaitu pada 14,5 menit, 15 menit, 17 menit, 18 menit, dan 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi operasi optimum terjadi pada 86°C, 30rpm, dan 18 menit yaitu produk tidak memiliki bintik putih, dengan jumlah produk terdispersi 0,49% dan memiliki efisiensi pencampuran sebesar 4,5%, sehingga memenuhi kriteria indikator keberhasilan.