
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK RUMPUT LAUT Chaetomorpha antennina ASAL PESISIR UJONG SERANGGA ACEH BARAT DAYA
Author(s) -
Mohamad Gazali
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal laot ilmu kelautan
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2684-7051
DOI - 10.35308/jlaot.v1i1.1072
Subject(s) - traditional medicine , food science , chemistry , medicine
Rumput laut mengandung banyak senyawa bahan alam yang bersifat bioaktif. Beberapa senyawa di antaranya memiliki efek pharmaceutical. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aktivitas antioksidan ekstrak rumput laut asal Pesisir Ujong Serangga Aceh Barat Daya. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi tentang botani laut yang mempunyai aktivitas antioksidan dan alga hijau Chaetomorpha antennina dapat digunakan sebagai salah satu antioksidan alami bagi tubuh. Sampel Chaetomorpha antennina diambil dari pesisir Ujong Serangga Aceh Barat Daya. Selanjutnya, dimaserasi menggunakan 3 pelarut meliputi pelarut etanol (polar), etil asetat (semi polar) dan n-heksana (non polar). Hasil maserasi disaring dengan kertas saring Wathman nomor 42. Filtrat dievaporasi dengan rotary evaporator pada suhu 36 oC dan tekanan rendah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan rataan berat sampel kering 30 gram diperoleh rataan rendemen sebesar 1,380% pada ekstrak etanol, 1,110% pada ekstrak etil asetat dan 0,420% pada ekstrak n-heksan. Nilai aktifitas antioksidan ekstrak etanol memiliki aktivitas antioksidan yang paling kuat dengan kapasitas antioksidan sebesar 91,05 µmol Rutin Equivalence/g ekstrak, ekstrak etil asetat sebesar 16,77 µmol Rutin Equivalence/g ekstrak dan ekstrak n-heksanasebesar 11.71 µmol Rutin Equivalence/g ekstrak pada konsentrasi 0,1. Hasil ini mengindikasikan bahwa kapasistasantioksidan CUPRAC menunjukan bahwa ekstrak etanol memiliki aktivitas yang terbaik. Ekstrak etanol dari data dimemiliki aktivitas antioksidan paling tinggi yang diduga mengandung asam hidroksinamat