
TINJAUAN STRUKTUR RUMAH SAKIT UMUM KELAS D KECAMATAN PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN
Author(s) -
wiratna tri nugraha
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal momen
Language(s) - Bosnian
Resource type - Journals
ISSN - 2621-3427
DOI - 10.35194/momen.v1i02.514
Subject(s) - physics , humanities , art
Rumah Sakit Umum Kelas D Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan pada awalnya adalah Puskesmas dan Rumah Sakit Bersalin, tapi dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan akan kesehatan, maka muncul alternatif untuk merehab puskesmas tersebut menjadi Rumah Sakit Umum Kelas D Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Desain-desain struktur yang digunakan pada bangunan ini memiliki banyak jenis ukuran atau dimensi, misalkan balok menggunakan 7 jenis dimensi, kolom menggunakan 2 jenis dimensi, dan pelat dengan tebal 12 cm dengan desain-desain tulangan yang telah terpasang. Tinjauan ini dilakukan untuk melihat bagaimana jika jenis-jenis balok, kolom, maupun pelat yang digunakan sebelumnya diganti dengan jenis-jenis yang baru, baik dalam segi dimensi maupun tulangan yang digunakan.Desain baru yang direncanakan berdasarkan hasil analisis adalah kolom pada lantai 1-7 menggunakan dimensi 750 mm x 750 mm dengan tulangan 16 D22 mm, kolom pada atap menggunakan dimensi 300 mm x 300 mm dengan tulangan 6 D22 mm, balok arah X menggunakan dimensi 400 mm x 700 mm dengan tulangan pada daerah tumpuan 13 D22 mm dan daerah lapangan 6 D22 mm, balok arah Y menggunakan dimensi 300 mm x 600 mm dengan tulangan pada daerah tumpuan 7 D22 mm dan daerah lapangan 5 D22 mm, balok anak menggunakan dimensi 250 mm x 500 mm dengan tulangan pada daerah tumpuan 5 D19 mm dan daerah lapangan 6 D19 mm, pelat lantai dengan tebal 12 cm menggunakan tulangan rangkap pada lantai 2,4,5,6,7, dan dak menggunakan tulangan D10 – 200 mm pada arah X, D10 – 200 mm pada arah Y daerah lapangan dan D10 – 50 mm pada daerah tumpuan, pelat lantai 3 menggunakan tulangan D10 – 200 mm pada arah X daerah lapangan dan D10 – 150 mm pada daerah tumpuan, D10 – 200 mm pada arah Y daerah lapangan dan D10 – 50 mm pada daerah tumpuan, pelat atap menggunakan tulangan D10 – 200 mm pada arah X dan arah Y.Kata kunci: Struktur gedung, tinjauan struktur, beton bertulang, SRPMM, SAP 2000 v.15, tulangan.