
Meminimalisirkan Gagal Antar di Kantor Pos Mojokerto dengan Metode DMAIC
Author(s) -
Arelia Sofiana,
Ekra Sanggala
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal media teknik dan sistem industri
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2581-0561
pISSN - 2581-0529
DOI - 10.35194/jmtsi.v5i1.1209
Subject(s) - dmaic , operations management , pareto chart , service (business) , business administration , documentation , ishikawa diagram , computer science , engineering , business , operating system , six sigma , lean manufacturing , marketing
Service companies, especially in the logistics sector during the pandemic, are currently very much needed by many people. The increasing demand for package and mail delivery services is increasing day by day, must be balanced with service and timely delivery to the recipient. PT. Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Pemeriksaan (KPRK) Mojokerto 61300 is a company engaged in courier and logistics services which has a target to be able to provide better services for customers. However, the Mojokerto Inspection Post Office (KPRK) still has several problems, including the problem of delivery failure parcels and letters to recipients or what is commonly called the failure of the Standard Delivery Time. The purpose of this research is to minimize the occurrence of delivery failures parcels and letters and to increase Standard Delivery Time. Data obtained from observations, interviews and direct documentation in the field. The method used in this problem is to use the DMAIC method (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). The results of the analysis and discussion through several calculations on the check sheet and Pareto diagram, it is known that delivery failed packages and letters for three months amounted to 3,406 items with the highest problem factors being incomplete addresses and moving recipients. To minimize these problems, human resources must be improved and improved.Perusahaan jasa khususnya bidang logistik pada masa pandemi saat ini sangat dibutuhkan oleh banyak masyarakat. Mewabahnya permintaan jasa pengiriman paket dan surat semakin hari semakin meningkat harus diimbangi dengan pelayanan dan pengiriman tepat waktu kepada penerima. PT. Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Pemeriksaan (KPRK) Mojokerto 61300 merupakan perusahaan bergerak dibidang jasa kurir dan logistik yang memiliki target untuk dapat memberikan pelayanan jasa yang lebih baik bagi pelanggan. Namun Kantor Pos Pemeriksaan (KPRK) Mojokerto masih memiliki beberapa permasalahan diantaranya permasalahan gagal antar kiriman paket dan surat kepada penerima atau biasa disebut ketidakberhasilan Standar Waktu Penyerahan (SWP). Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalisir terjadinya gagal antar kiriman paket dan surat serta meningkatkan Standar Waktu Penyerahan. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi langsung di lapangan. Metode yang digunakan dalam permasalahan ini adalah dengan menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil dari analisis dan pembahasan melalui beberapa perhitungan pada check sheet dan diagram pareto maka diketahui gagal antar kiriman paket dan surat selama tiga bulan berjumlah 3.406 item dengan faktor permasalahan tertinggi alamat yang tidak lengkap dan penerima pindah. Untuk meminimalisirkan permasalhan tersebut maka SDM harus dilatih dan ditingkatkan.