
EFEKTIFITAS DAYA BERKECAMBAH BENIH PADI PANDANWANGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KERTAS
Author(s) -
Nurdi Ibnu Wibowo
Publication year - 2020
Publication title -
agroscience
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2579-7891
pISSN - 1979-4681
DOI - 10.35194/agsci.v10i1.968
Subject(s) - physics
Indonesia memiliki beragam jenis varietas padi, diantaranya ialah padi Pandanwangi. Padi Pandanwangi merupakan padi yang telah dikenal sebagai salah satu komoditi padi dan salah satu produk beras yang paling diunggulkan di Cianjur, Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas daya berkecambah benih padi Pandanwangi dengan menggunakan metode kertas. Dengan penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kemungkinan benih untuk berkecambah dengan optimal. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Dimana yang menjadi faktor A adalah metode pengujian daya kecambah benih padi Pandanwangi dengan menggunakan tiga level perlakuan (Top of Paper (Pada Kertas/PK), Between Paper (Antar Kertas/AK), dan Plated Paper (Antar Kertas Kipas/AK)), sedangkan untuk faktor B adalah jenis kertas dengan tiga level perlakuan, yaitu: kertas stensil, kertas merang, dan kertas buram, dengan empat kali ulangan. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa: Faktor A (metode) berpengaruh terhadap parameter presentase kecambah normal, panjang rata-rata radikula, dan panjang rata-rata plumula. Metode between paper dan metode pleated paper merupakan metode yang memberikan pengaruh paling baik terhadap ketiga parameter tersebut. Faktor B (jenis kertas) berpengaruh terhadap parameter panjang rata-rata radikula dan panjang rata-rata plumula. Kertas stensil merupakan jenis kertas yang memberikan pengaruh paling baik terhadap kedua parameter tersebut. Interaksi perlakuan (metode pengecambahan yang diinteraksikan dengan jenis kertas) berpengaruh terhadap parameter panjang rata-rata plumula. Kombinasi perlakuan pleated paper dan kertas stensil merupakan kombinasi perlakuan yang memberikan pengaruh paling baik.