
INDUSTRI PADI DAN PEMBANGUNAN PERDESAAN
Author(s) -
M. Husein Sawit
Publication year - 2019
Publication title -
pangan
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2527-6239
pISSN - 0852-0607
DOI - 10.33964/jp.v28i2.434
Subject(s) - political science
Sektor padi -seperti sektor yang lain- memerlukan input dan mensuplai output ke berbagai sektor. Sektor padi memerlukan input, seperti benih, pupuk, pestisida dan prasarana penunjang dari sektor lain. Sedangkan padi yang dihasilkannya digunakan pula oleh sektor lain, terutama sektor penggilingan padi dan pakan ternak. Keterkaitan antar-industri itulah yang ingin ditangkap dengan alat analisa I/O terbitan terakhir 2010. Oleh karena itu, tujuan makalah ini adalah untuk (i) menganalisa keterkaitan antar-industri padi dengan sektor-sektor lain dalam ekonomi nasional; (iii) dapatkah sektor padi disebut sebagai salah satu industri kunci dalam pembangunan nasional; dan (iii) menghitung dan menganalisa angka pengganda sektor padi terhadap pembangunan nasional. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kaitan langsung kedepan sektor padi, outputnya berupa padi terbanyak digunakan oleh sektor penggilingan padi. Artinya, sektor penggilingan padi yang kuat dan kokoh dapat menarik sektor padi menjadi lebih kuat. Oleh karena itu, sektor penggilingan padi seharusnya sama-sama diperkokoh, jangan diabaikan seperti yang terjadi sekarang ini. Sektor padi adalah salah satu industri kunci dalam pembangunan ekonomi, terutama pembangunan perdesaan. Angka pengganda output sektor sektor padi tinggi. Artinya setiap peningkatan stimulus ekonomi akan mendorong peningkatan ekonomi secara keseluruhan yang tinggi pula. Implikasinya adalah pengadaan gabah/beras BULOG berdampak tinggi dalam mendorong pembangunan ekonomi, khususnya pembangunan perdesaan.