
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Suami Terhadap Pemberian Imunisasi Bcg Pada Bayi Di Desa Lumban Suhi Kecamatan Pagururan Kabupaten Samosir
Author(s) -
Lina Kristia Winda Situmorang,
Juliana Munthe
Publication year - 2019
Publication title -
proceeding of sari mulia university midwifery national seminar
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2686-1011
DOI - 10.33859/psmumns.v0i1.36
Subject(s) - gynecology , psychology , humanities , medicine , philosophy
Latar Belakang Pada tahun 2015 WHO telah mencanangkan program imunisasi sejak tahun 1974 dengan EPI. Indonesia memiliki cakupan rendah imunisasi BCG pada tahun 2014 yaitu 92,3% dan menurun pada tahun 2015 sebesar 86,54%, angka belum mnecapai targer 2015 yaitu 91%. BCG adalah cairan kekebalan aktif terhadap penyakit tuberkulosis ( TBC) diberikan 1 kali pada usia 2 buan yang dimasukkan kedalam tubuh.Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap suami terhadap pemberian imuisasi dasar BCG pada bayi di Desa Lumaban Suhi Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.Metode Penelitian Jenis penelitian ini yaitu analitik koleratif yaitu menganalisa hubungan antara variabel dengan rancangan cross sectional denagn menggunakan data primer yang didapat dari kuesioner dimana sampel sebanyak 30 orang suami yang mempunyai anak 0-2 bulan.Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpengetahuan cukup/kurang dengan sikap yang tidak baik dalam pemberian imunisasi BCG yaitu sebanyak 16 orang ( 61,5 %). Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa p= 0,024 artinya ada hubungan antara pengetahuan dan sikap suami dalam pemberian imunisasi BCG pada bayi.Kesimpulan Terdapat hubungan signifikan antara sikap dan pengetahuan suami terhadap pemberian imunisasi pada bayi usia 0-2 bulan dan kekuatan hubungan termasuk kuat. Hasil penelitian juga dapat disimpulkan bahwa kurangnya pengetahuan dan sikap suami berdampak pada tidak diberikanya imunisasi BCG relatif besar. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap Suami, Imunisasi BCG, Bayi