
Antara Pengetahuan Dan Penetapan Allah
Author(s) -
Philip Suciadi Chia,
Juanda Juanda
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal teologi dan pelayanan kerusso/jurnal teologi pelayanan kerusso
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2714-9587
pISSN - 2407-554X
DOI - 10.33856/kerusso.v7i1.232
Subject(s) - philosophy , humanities , theology
The study of God is never finished, because it can only be investigated through the data that has been revealed in the Bible. All is in the form of approaches with arguments which of course will continue to be debated. However, ideas are still needed to formulate a position between knowledge and God's determination. In the Old Testament, the prophets foretold about God's future plans, using the perfect form or translation. Even though this has not happened yet, the prophets use the perfect form or have indicated that the things that have been said will surely happen. The things that God has ordained impossible will not happen.
Abstrak Indonesia
Studi tentang Allah memang tidak ada selesainya, karena hanya bisa diselidiki melalui data-data yang telah diwahyukan saja. Semua berupa pendekatan-pendekatan dengan argumentasi yang tentu akan terus bisa diperdebatkan. Namun demikian tetap perlu menggali demi merumuskan posisi antara pengetahuan dan penetapan Allah. Dalam Perjanjian Lama para nabi menubuatkan tentang rencana Allah di masa depan, dengan menggunakan bentuk perfect atau diterjemahkan telah. Padahal hal ini belum terjadi, namun nabi-nabi menggunakan bentuk perfect atau telah untuk menunjukkan bahwa hal-hal yang telah disampaikan tersebut, pasti akan terjadi. Hal-hal yang Allah telah tetapkan tidak mungkin tidak akan terjadi.