
KENAIKAN JUMLAH KENDARAAN PRIBADI TERHADAP PENDAPATAN PERUSAHAAN PO BUS ANTAR KOTA PADA JALUR KOTA MALANG-KOTA BLITAR
Author(s) -
Dwi Ratnaningsih
Publication year - 2013
Publication title -
prokons /prokons
Language(s) - Lithuanian
Resource type - Journals
eISSN - 2714-8815
pISSN - 1978-1784
DOI - 10.33795/prokons.v7i2.45
Subject(s) - forestry , physics , geography
Peningkatan jumlah kendaraan di Indonesia cukup tinggi setiap tahun terutama terjadi pada kendaraan pribadi.Akibat dari hal itu menyebabkan jumlah penumpang kendaraan umum mengalami penurunan. Jika masalah ini terus berlanjut maka pendapatan yang diterima perusahaan bus setiap hari akan berkurang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh biaya operasional kendaraan terhadap pendapatan yang diterima PO Bus pada jalur Malang-Blitar. Kendaraan yang dipergunakan untuk analisa adalah bus sedang dengan kapasitas kendaraan 30 tempat duduk 6 berdiri jadi kapasitas 36. Pengambilan data primer pada bulan Juni 2011 Biaya operasional kendaraan (BOK) terdiri dari 2 (dua) Komponen biaya yang terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. BOK bus ukuran sedang pada jalur Malang – Blitar dengan rincian biaya langsung Rp1806.43 /Km , biaya tidak langsung Rp 941,807/Km, keseluruhan biaya pokok sebesar Rp2748.237/Km, BOK pertahun = Rp 557.927.838. Pendapatan pertahun didapat sebesar Rp 686.565.000 Kata-kata kunci: BOK, pendapatan perusahaan bus, bus malang-blitar