z-logo
open-access-imgOpen Access
Peramalan Produksi Perikanan Budidaya di Kabupaten Malang Dengan Metode Exponential Smoothing
Author(s) -
Febriyani Eka Supriatin,
Ahmad Nur Rohman
Publication year - 2020
Publication title -
media akuatika
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2503-4324
DOI - 10.33772/jma.v5i2.11961
Subject(s) - physics , forestry , mathematics , exponential smoothing , statistics , geography
Rata-rata konsumsi ikan di Indonesia mencapai 45.99 kg/ kapita dalam 6 tahun terakhir. Hal ini mengakibatkan pemerintah harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan ikan tersebut. Kondisi iklim dan cuaca saat ini mengalami perubahan yang tidak menentu sangat mempengaruhi hasil perikanan tangkap. Oleh karena itu, pemerintah berusaha meningkatkan subsektor perikanan budidaya untuk mengatasi penurunan produksi ikan. Perikanan budidaya seharusnya dilakukan mengingat Indonesia memiliki lahan yang cukup luas dan penduduk yang banyak. Salah satu wilayah yang sebagian besar rumah tangganya menjadi petani perikanan budidaya adalah Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan melakukan peramalan hasil produksi ikan budidaya agar dapat dilakukan langkah strategis apabila mendekati batas waktu yang ditentukan belum memenuhi target. Metode yang digunakan adalah metode simple exponential smoothing. Data yang digunakan sebanyak 18 data dari tahun 2001 sampai 2018 yang didapatkan dari Kabupaten Malang Dalam Angka. Evaluasi hasil peramalan dilakukan dengan menghitung nilai rata-rata error dengan menggunakan metode Mean Absolut Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai MAPE model peramalan produksi perikanan budidaya Kabupaten Malang sebesar 17 % (kategori baik=10%-20%). Hasil peramalan produksi perikanan budidaya di Kabupaten Malang tahun 2019 adalah sebesar 17798.16 ton.Kata kunci: Konsumsi Ikan, Perikanan Budidaya, Simple Exponential Smoothing, Mean Absolut Percentage Error(MAPE)

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here