
PERAN BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT (BKM) DALAM PEMBANGUNAN DAERAH DI KOTA TANGERANG
Author(s) -
Ahmad Nazir
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal mandiri : ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2580-4588
pISSN - 2580-3220
DOI - 10.33753/mandiri.v2i2.52
Subject(s) - political science , humanities , art
Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan mendeskrifsikan bagaimana mekanisme kerja BKM dalam pembangunan dan Untuk mengetahui dan mendeskrifsikan bagaimana peran BKM dalam pembangunan daerah. Penelitian ini dilakukan pada BKM Mekar Sejati Kelurahan Gondrong Kecamatan Cipondoh alamat : Jl. Ki Hajar Dewantoro, Kel Gondrong, Kec Cipondoh, Kota Tangerang. Dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Metode Deskriptif Menurut Kuncoro adalah “Penelitian deskriptif meliputi kegiatan pengumpulan data untuk menjawab pertanyaan mengenai status terakhir dari subyek penelitianâ€. Penelitian kualitatif tidak hanya mengumpulkan data, tetapi merupakan pendekatan terhadap dunia empiris, serta memberikan penjelasan tentang perencanaan pembangunan dalam pelaksanaan pembangunan. Hasil dari penelitian ini adalah mekasnisme kerja BKM diwali denga rembuk warga tahunan yang disebut RWT atau musyawarah yang dilakukan oleh pengurus badan kesedayaan masyarakat dengan rukun tetannga, rukun warga yang dihadiri oleh perwakilan dari aparatur pemerintahan ditingkat kelurahan dan pendamping BKM itu sendiri yang disebut dengan paskel. Disitu para Rt dan Rw mengajukan program-program yang berhubungan dengan pembangunan di wilayah masing-masing seperti pembanguan jalan paving block, pembangunan saluran air dan pembuatan jamban sampai yang belum diusulkan pada Musrenbang kelurahan dan menjalankan program pembangunan yang sudah disyahkan oleh pemerintah melalui dinas terkait. Peran BKM di masyarakat adalah sebagai roda penggerak masyarakat yang akan mengembangkan modal sosial yaitu kemampuan masyarakat untuk bekerjasama demi mencapai tujuan bersama di dalam berbagai kelompok dan organisasi. Sebagai wadah aspirasi masyarakat dengan cara melibatkan masyarakat agar pro aktif dalam proses pengambilan keputusan dalam program pembangunan dll.