
STRATEGI PENANGANAN PEDAGANG KAKI LIMA DI MOJOAGUNG JOMBANG
Author(s) -
Meriana Wahyu Nugroho,
Abdiyah Amudi
Publication year - 2018
Publication title -
reaktom
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2548-4095
DOI - 10.33752/reaktom.v3i1.275
Subject(s) - humanities , art
AbstrakKeberadaan pedagang kaki lima di sekitar lapangan Mojoagung Jombang dianggap sebagai penyebab kemacetan lalu lintas dan mengganggu keindahan kota. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan eksisting lapangan Mojoagung jombang dengan aktivitas pedagang kaki lima di sekitarnya, serta pembuatan desain penataan pedagang kaki lima di lapangan Mojoagung Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP), rumusan strategi penanganan PKL selanjutnya yang dijabarkan dalam pelaksanaan program-program dengan memperhatikan kepentingan stakeholders dapat ditentukan berdasarkan skala prioritas. Hasil yang diperoleh dari pendekatan AHP, antara lain: kriteria faktor tata ruang memiliki pengaruh tingkat kepentingan tertinggi yaitu dengan bobot 0,359 (35,9 %) kemudian disusul dengan faktor ketertiban umum dengan bobot 0,226 (22,6 %), faktor ekonomi dengan bobot 0,178 (17,8%), faktor sosial dengan bobot 0,148 (14,8%) dan terakhir faktor lingkungan dengan bobot 0,089 (8,9 %).Kata Kunci: Strategi, Penataan PKL, dan AHPAbstractThe existence of PKL around Mojoagung Jombang field is considered to be the cause of traffic congestion and disturb the beauty of the city. This study aims to describe the existing area of Mojoagung jombang field with the activity of street hawkers in it, as well as making the design of structuring street vendors in the field Mojoagung Jombang. This study uses Analytical Hierarchy Process approach, the formulation of PKL's next handling strategy described in the implementation of programs with attention to stakeholders' interests can be determined based on priority scale. The results obtained from the AHP approach, among others: criteria of spatial factors have the highest importance of importance that is with the weight of 0.359 (35.9%) and then followed by public order factor with the weight of 0.226 (22.6%), economic factor with weight 0.178 (17,8%), social factor with weight 0,148 (14,8%) and last environmental factor with weight of 0,089 (8,9%).Keywords: Strategi, Penataan PKL, dan AHP