z-logo
open-access-imgOpen Access
STORYTELLING DALAM KEMASAN KOPI JANJI JIWA
Author(s) -
Atria Nuraini Fadilla,
Patra Aditia
Publication year - 2022
Publication title -
andharupa: jurnal desain komunikasi visual and multimedia
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2477-3913
DOI - 10.33633/andharupa.v8i01.4154
Subject(s) - storytelling , humanities , art , sociology , narrative , literature
AbstrakIndonesia merupakan salah satu negara penghasil dan pengkonsumsi kopi terbesar di dunia. Salah satu brand yang berhasil menguasai pasar kopi di Indonesia adalah kopi Janji Jiwa. Janji Jiwa mengetahui pentingnya membangun sebuah brand image. Salah satu pendekatan kreatif yang dilakukan oleh Janji jiwa adalah dengan storytelling yang diperkuat juga dengan copywriting dan tipografi. Lewat teknik pengumpulan data melalui observasi, studi literatur, dan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan, yang kemudian dikaitkan dengan teori semiotika, maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa storytelling memperkuat brand image kopi Janji Jiwa dengan memberi kesan bahwa Janji Jiwa dimitoskan dengan peristiwa-peristiwa keseharian, seperti misalnya; pertemuan dengan sahabat, masa-masa kurang beruntung, ataupun perselisihan dengan rekan kerja.  Selain itu, makna yang terbentuk dari konten kreatif kopi Janji Jiwa adalah mitos tentang teks-teks yang dapat mengisi waktu luang, punya kemampuan untuk menimbulkan pikiran yang reflektif, punya pendekatan yang baik dan ramah, serta niat yang tulus.  Kata kunci: brand image, kopi janji jiwa, semiotik, storytelling  AbstractIndonesia is one of the largest coffee producers and consumers in the world. One of the brands that has succeeded in dominating coffee market in Indonesia is Janji Jiwa Coffee. Janji Jiwa knows the importance of building a brand image. One of the creative approaches used by Janji Jiwa is storytelling which is also reinforced by copywriting and typography. Data collection techniques were gathered through observation, literature study, and in-depth interviews with several informants, which linked to semiotic theory. The results of this study indicate that storytelling strengthens the brand image of Janji Jiwa coffee by giving the impression that Janji Jiwa is associated with daily events, for example, meetings with friends, unfortunate moments, or disputes with coworkers. In addition, the meaning of content creative development of Janji Jiwa coffee is a myth about texts that can fill spare time, have the ability to generate reflective thoughts, have a kind and friendly approach, and have sincere intentions.  Keywords: brand image, storytelling, semiotics, janji jiwa coffee

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here